Tak pernah terbayangkan sekalipun di benak saya jika saya akan menjatuhkan hati saya kepada seorang pelaut. Tidak mudah memang, belum lagi hati harus tetap kuat menahan segala ucapan ataupun prasangka buruk terhadap mereka.
Saat mulai memperkenalkannya kepada orang terdekat ku, tak lain tak bukan prasangka negatif lah yang mereka lontarkan , pelaut itu playboy, pelaut itu punya banyak istri, pelaut itu suka inilah, suka itulah.....dll.
Memang betul, menjadi pendamping seorang pelaut tidaklah mudah. Begitu banyak fikiran negatif tentang mereka di lautan sana, padahal nyawa yang mereka pertaruhkan, namun kenyataannya fikiran negatif yang bertubi-tubi mencemooh mereka.
Saya sempat termakan oleh ucapan-ucapan negatif mereka di luaran sana, namun saya kembali berfikir secara logika. Mereka ke laut untuk mencari nafkah bukan mencari wanita lain bukan ??
di dalam lubuk hati yang paling dalam saya sangat mencintai pasangan saya, yang sebentar lagi akan meninggalkan saya demi kewajibannya menjadi seorang pelaut. Apapun yang terjadi, apapun yang mereka katakan, saya akan tetap menunggunya, hati saya tidak akan pernah berubah. Saya akan menunggunya, menunggu, menunggu dan menunggu.....